Gerbang arrow Berita Pilihan arrow Suku Bunga Kredit Rumah Turun
Suku Bunga Kredit Rumah Turun
Jum'at, 30 Juli 2010 -- 10:04:15 WIB
Suku Bunga Kredit Rumah Turun
Untuk yang Berpenghasilan Maksimal Rp 2,5 juta/Bulan
JAKARTA - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin membeli rumah melalui Kredit Perumahan Rakyat (KPR).
Pasalnya, suku bunga KPR yang selama ini di atas 10 persen bakal turun. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, penurunan bunga KPR untuk masyarakat menengah ke bawah tersebut dimungkinkan setelah pemerintah mengucurkan fasilitas likuiditas untuk perumahan senilai Rp 2,6 triliun.

"Dengan begitu, kalau sebelumya tingkat bunganya di atas dua digit atau diatas 10 persen, kini tingkat bunganya dibawah 10 persen," ujarnya usai usai Launching BLU Pusat Pembiayaan Perumahan di Kantor Kementerian Keuangan kemarin (29/7).

Menurut Agus, dana likuiditas yang diserahkan kepada Kementerian Perumahan Rakyat untuk diserahkan kepada BLU Pusat Pembiayaan Perumahan itu, nantinya akan diteruskan kepada bank penyelenggara. "Nanti, bank penyelenggara yang mendapatkan dana likuiditas itu akan menggabungkannya dengan dana masyarakat, kemudian disalurkan sebagai KPR," katanya.

Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro mengatakan, jika sekitar 50-70 persen fasilitas likuiditas tersebut diberikan kepada BTN yang memang selama ini memiliki spesialisasi di sektor kredit perumahan, maka pihaknya bisa menekan suku bunga KPR. "Sekarang bunga kita 10,5 sampai 11 persen, (bunga) itu akan jadi satu digit (di bawah 10 persen, Red) kalau kita dapat komposisi kira-kira 70 hingga 80 dari BLU," ujarnya.

Iqbal menyatakan, fasilitas kredit ini hanya diperuntukan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah atau kurang dari Rp 2,5 juta per bulan untuk kredit pembelian landed house atau rumah yang dibangun di atas tanah. Sedangkan bagi masyarakat yang ingin mengambil kredit pembelian rumah susun atau rusunami, maksimal penghasilan per bulan adalah Rp 4,5 juta. "Kredit juga harus untuk rumah pertama," katanya.

Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa menambahkan, bantuan fasilitas yang rencananya akan disalurkan melalui BTN ini bakal mencakup target 100 ribu rumah hingga akhir tahun nanti. "BTN mengakatan sampai saat ini sudah 53 ribu tercapai dan menurut BTN mereka mampu (menyalurkan KPR) sampai 100 ribu tahun ini," ujarnya. (owi/kim/www.jpnn.com)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >